Semua 🏷 Jual 🛒 Beli 🤝 Kerjasama 📝 Blog | Air Laut Air Tawar Alat Mesin Perikanan Alat Mesin Pertanian Alat Mesin Peternakan Bibit Ikan Bibit Tanaman Buah-buahan
biodyc
Jual

biodyc

· Tanaman Perkebunan · 1069 dilihat
Harga Nego
SINGKONG

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk ( kompos/ kandang) sampai dengan 50%
• Meningkatkan hasil produksi pertanian, hasil panen bisa mencapai 100-150 ton per hektar.
• Menekan biaya produksi.
• Kesuburan tanah tetap terjaga, bahkan tanah menjadi semakin subur.
• Ramah lingkungan, aman untuk manusia dan binatang ternak.
• Dapat mengurai racun/pestisida yang jatuh ketanah.
• Mengoptimalkan lahan pertanian (jumlah tanaman bisa mencapai 5500 pohon per hektar).

PEMBIBITAN
• Sebelum ditanam, rendam bibit dengan Larutan DS/DECOMPOSER/DASARAN(100 ml / 10 tutup dengan air 10 liter selama 4 jam).
• Sebelum disemai, media penyemaian disemprot dengan DS/DECOMPOSER/DASARAN. Kemudian tanam benih pada media semai tersebut (menggunakan polybag).
• Setelah berkecambah dan memiliki 5-6 helai daun bibit dapat dipindahkan ke bedengan.

Pemupukan PF/Bio Pestisida-1 dan DF UNTUK TANAMAN SINGKONG
• Pemupukan menjelang saat penanaman
Lahan diolah, dibajak/dicangkul, dan dibuat bedengan serta buat lubang untuk penanaman bibit, serta diberi pupuk kompos-1 ( 1 hektar butuh sekitar 5-6 ton pupuk kandang )
• Pemberian DF ke-1
Tiga hari sebelum penanaman bibit, semprotkan larutan 2 liter DF dicampur dengan 200 liter air.
• Pemberian PF/Bio Pestisida-1 ke-1
Lima hari sampai 10 hari setelah tanam. Pada tahap ini adalah dilakukan pemupukan Bio Pestisida–1, disemprotkan di sekitar tanaman.
• Pemberian DF ke-2
Pada usia 2 bulan dibutuhkan 1 liter DF dilarutkan dengan air maksimal 100 leter, kemudian disemprotkan pada tanah di sekitar tanaman singkong.
• Pemberian Bio Pestisida-1 ke-2
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF ke-2, Pada tahap ini adalah dilakukan pemupukan PF/Bio Pestisida – 1, disemprotkan di sekitar tanaman.
• Pemberian DF ke-3
Pada saat tanaman 4 bulan semprotkan larutan DF dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF dicampur dengan 100 liter air.
• Pemberian DF ke-4
Pada saat tanaman 6 bulan, siram / semprotkan larutan DF pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 2 liter DF dicampur dengan 200 liter air.



SAWIT

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (Tanpa Pupuk Kimia)
• Meningkatkan produksi TBS (tandan buah segar).
• Tandah buah relative lebih besar.
• Masa produktif tanaman menjadi lebih panjang.

PEMBERIAN PUPUK SAAT PEMBIBITAN
• Larutan 1 liter DF dengan air 50 s.d 100 liter air.
• Siramkan / semprotkan larutan yang telah diencerkan pada kecabah tanaman saat umar 10 s.d 15 hari (satu liter DF bisa digunakan untuk 250 pohon).
• Selanjutnya lakukan pemupukan setiap bulan dengan dosis yang sama sampai usia 16 bulan.
• Pupuk PF/Bio Pestisida-1 bisa diberikan setiap 3-5 hari setelah DF
PEMBERIAN PUPUK SAWIT BELUM PRODUKTIF (16-30 BULAN)
• Untuk 1 hektar dibutuhkan 4 liter DF setiap kali aplikasi (2 liter dicampur 200 liter air).
• Buat 4 lubang (4 arah mata angin) dengan kedalaman 20 cm dengan diameter 5 cm.Tujuannya agar mikro organisme bisa langsung mendekati ujung akar di dalam tanah.
• Campur 10-15 ml DF (1 tutup) dengan 1 liter air. Tuang padaka setiap lubang 250 ml larutan DF (1 liter untuk 4 lubang).
• Jarak lubang dari batang sekitar 1/2 tajuk (1 tajuk adalah jarak dari batang ke ujung daun terluar) atau kurang lebih 1,5 m dari batang ujung setiap 3 bulan sekali.

PEMBERIAN PUPUK SAWIT SUDAH PRODUKTIF (3-5 BULAN)
• Untuk 1 hektar dibutuhkan 2 liter DF setiap kali aplikasi.
• Buat 4 lubang (4 arah mata angin) dengan kedalaman 20 cm dengan diameter 5 cm selanjutnya sama seperti diatas.
• Ulangi setiap 4 bulan sekali.

Pupuk kompos-1
Pupuk kompos-1 tetap diberikan sebagimana jadwal, frekuensi dan dosis pemberian, sesuai dengan anjuran yang ada, hanya saja dosis dapat dikurang s.d. 50%.














JAGUNG

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk ( kompos/ kandang) sampai 50%.
• Tongkol relative lebih besar dan panjang.
• Bulir jagung bermutu baik (tidak kempis).
• Panen lebih cepat peningkatan hasil signifikan.

PENANAMAN DAN PEMBERIAN PUPUK.
• Lahan diolah, dibajak atau dicangkul, dan dibuat bedengan dan lubang tanaman dengan jarak tergantung varietas dan usia tanam. Berikan pupuk kandang (4-6 ton) dan 100 kg pupuk Kompos-1 secara merata.
• Pemberian DS/DECOMPOSER/DASARAN
Tiga hari sebelum penanaman, semprotkan larutan DS/DEKOMPOSER/DASARAN (2 liter dicampur dengan 200 liter air). Lalu diamkan selama 3 hari. Pemupukan DS/DOKOMPOSER/DASARAN harus berjarak minimal 3 hari dari pemupukan dasar (pupuk kandang dan Kompos-1).
• Penanaman
Tiga hari sebelum pemupukan DS/DEKOMPOSER diatas, tanaman bibit dengan jarak tertentu (tergantung varietas) pada bedengan. Benamkan bibit ke tanah sampai batas leher akar. Lakukan penanaman pada pagi dan sore hari.
• Pemupukan DF ke-1
Pada saat tanaman umur 10 hari, semprotkan larutan DF pada barisan tanaman. Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (1 liter DF dicampur dengan 100 liter air).
• Pemberian pupuk Kandang dan Kompos-1 susulan ke-1
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF, berikan pupuk kandang,
• Pemupukan DF ke-2
pada saat tanaman umur 20 hari, DF disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (I liter DF dicampur 100 liter).
• Pemberian DF ke-3
Pada saat tanaman umur 30 hari, DF disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (I liter DF dicampur 100 liter).

• Pemberian DF ke-4
Pada saat tanaman umur 40 hari, DF disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (I liter DF dicampur 100 liter).










TEMBAKAU

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (organic,kompos/kandang) sampai 50%.
• Relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit.
• Aroma tembakau lebih kuat.
• Daun yang dihasilkan relatif lebih besar.
• Waktu panen lebih cepat.
PEMBIBITAN
• Redam benih dengan larutan DS / DECOMPOSER (10 ml DS / DECOMPOSER :1 liter air) selama 1-2 jam lalu dikering anginkan. (seteleh perendaman, sisa air disiramkan saja ke lahan).
• Tiga hari kemudian benih sudah menampakkan akarnya yang ditandai dengan bintik putih. Pada stadium ini benih baru dapat disemaikan.
• Setelah bibit berumur 30 hari dipersemaian semprotkan larutan DF (10 ml DF: 1 liter air) secara merata pada media persemaian. Bibit siap ditanam berumur 35-55 baru dipersemaian.
PENANAMAN DAN PEMBERIAN PUPUK KANDANG
• Lahan diolah, dibajak/dicangkul, dan dibuat bedengan (40cm dikali 40cm) dengan jarak 90 s.d. 100 cm (jarak tergantung varietas) dan diberi pupuk kandang (4-6 ton) dan Kompos secara merata.
• Pemberian DS / DECOPOSER / DASARAN
Tiga hari sebelum penanaman, semprotkan larutan DS / DECOMPOSER / DASARAN (2 liter dicampur dengan 200 liter air).Lalu diamkan selama tiga hari.
• Penanaman
Tiga hari setelah penyemprotan DS / DECOMPOSER , tanam bibit dengan jarak tertentu (tergantung varietas) pada bedengan. Lepaskan polybag, lalu benamkan bibit ke tanah sampai batas leher akar.Lakukan penanaman pada pagi atau sore hari.
• Pemberian pupuk DF ke-1
Pada saat tanaman umur 10 hari, siram/semprotkan larutan DF pada barisan tanaman/kecambah. Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (1 liter DF dicampur 100 liter air.
• Pemberian pupuk Kompos susulan ke-1
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF berikan pupuk kompos-1, berupa campuran secara merata. Saat pemberian usahakan jangan sampai terkena batang .
• Pemberian pupuk DFke-2
Pada saat tanaman umur 20 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (1 liter DF dicampur 100 liter air)
• Pemberian DF ke-3
Pada saat tanaman umur 30 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (1 liter DF dicampur 100 liter air)
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF, berikan pupuk Kompos-2, berupa campuran Dolomit secara merata.
• Pemberian DF / ke-5
Pada saat tanaman umur 40 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter DF (1 liter DF dicampur 100 liter air)
Catatan:
Pupuk Kompos-2 dan pupuk kandang diberikan setengah dari dosis sebelumnya (mengacu pada aturan yang ada. Diberikan berjarak 3 hari setelah DF / NPK.


PISANG

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (kompos/kandang) sampai 50%.
• Pisang relatif lebih besar dan jumlah tandan bertambah.
• Panen lebih cepat, peningkatan hasil signifikan.
PEMUPUKAN SAAT PEMBIBITAN
• Tiga hari sebelum pembibitan / penyemaian, berikan larutan pada media/lahan pembibitan/penyemaian.
• Jika media tanam/lahan tanam dicampur dengan pupuk Kompos-2 atau pupuk kandang, maka pemakaian DS / DECOMPOSER harus ada selisih 3 hari dari pupuk Kompos-1.
PEMUPUKAN SAAT PENANAMAN DAN PERTUMBUHAN AWAL
• Untuk persiapan penanaman lahan diolah, dibajak/dicangkul, dan dibuat lubang pupuk yang diberi pupuk dasar secara merata (Kompos-1dan dolomit setiap lubang). Lalu biarkan selama sebulan.
• Pemberian DS / DECOMPOSER
Tiga hari sebelum penanaman, semprotkan larutan DS/ DECOMPOSER (2 liter dicampur dengan 200 liter air). Lalu diamkan selama tiga hari.
• Penanaman
Tiga hari setelah pemupukan , semprotkan larutan DS/ DECOMPOSER, tanam tunas dengan jarak sesuai aturan.
• Pemberian DF ke-1
Pada saat tanaman umur 10 hari, semportkan larutan DFpada barisan tanaman.( 1 liter DF dicampur 100 liter air).
• Pemberian pupuk DF ke-2
Pada saat tanaman umur 25 hari, semportkan larutan DF pada sekitar batang (ujung akar). 1 liter DF / NPK dicampur 100 liter air.
• Pemberian pupuk DF ke-3
Pada saat tanaman umur 40 hari, semportkan larutan DF pada sekitar batang (ujung akar). 1 liter DF dicampur 100 liter air.
• Pemberian pupuk DF ke-4
Pada saat tanaman umur 55 hari, semportkan larutan DF pada sekitar batang (ujung akar). 1 liter DF dicampur 100 liter air.
• Pemberian pupuk DF ke-5
Pada saat tanaman umur 70 hari, semportkan larutan DF pada sekitar batang (tujunannya ke akar). 1 liter DF dicampur 100 liter air.
PEMUPUKAN SAAT PERAWATAN
• Pada tanaman induk (rumpun) yang sudah produktif berikan pupuk 4 bulan sekali sebanyak 2 liter DF dicampur 200 liter air untuk 1 hektar.
• Atau 1 tutup di campur 1 liter air, untuk setiap pohon.




STRAWBERRY


PENANAMAN DI POLIBAG BESAR/ POT

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (kompos/ kandang) sampai dengan 50%.
• Buah lebih besar, rasa lebih manis.
• Daya tahan buah lebih lama (tidak cepat busuk).

PEMBIBITAN
Strawberry diperbanyak dengan biji atau bibit vegetatif (anakan dan stolon atau akar sulur).
Perbanyakan dengan biji
• Rendam benih di dalam larutan DS / DECOMPOSER selama 15 menit lalu keringanginkan (1 tutup pupuk dicampur dengan air 1 liter).
• Siram larutan DS / DECOMPOSER/ DASARAN di media persemaian atau di media tanam 3 hari sebelum persemaian/ penanaman.
• 1 liter DS / DECOMPOSER / DASARAN bisa dicampur dengan 100 liter air untuk 1 ha.

Perbanyakan dengan bibit vegetatif
• Siram larutan DS / DECOMPOSER dimedia persemaian atau dimedia tanam 3 hari sebelum persemaian/ penanaman.
• Lalu beri pupuk DF setiap 15 hari sekali.

PENANAMAN
• Media tanaman diolah dan dicampur pupuk dasar, lalu biarkan selama 3 hari (Harus ada jarak 3 hari antara pupuk kandang / dasar dan DF.
• 3 hari sebelum tanam siram larutan DS dimedia persemaian atau di media tanam 3 hari sebelu penanaman. 1 liter DS bisa dicampur dengan 100 liter air untuk 1 ha.

MASA PEMELIHARAAN
• Berikan DF setiap 15 hari sekali.
• Pemupukan kandang diberikan seperti bias dengan dosis 50%, dengan catatan diberikan 3 hari setelah pemupukan DF







KEDELAI

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)

• Hemat pupuk (Tanpa menggunakan pupuk anorganik)
• Relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit.
• Usia panen menjadi lebih singkat.
• Biji lebih padat berisi.

PEMBIBITAN
• Rendam benih denga air yang telah diberi DS / DECOMPOSER (10 ml DS / DECOMPOSER 1L liter air) selama kurang lebih satu jam, tiriskan.
• Sebelum disemai, media penyemaian disemprot denga larutan DS / DECOMPOSER. Kemudian tanam benih pada media semai tersebut (menggunakan polybag kecil).
• Jika media semai juga diberi pupuk kompos-1 ,maka berikan pupuk kompos-1 tersebut 3 hari sebelum DS / DECOMPOSER.
• Setelah berkecambah dan memiliki 5-6 helai daun bibit dapat dipindahkan ke bedengan.

PEMUPUKAN DF DAN PUPUK KOMPOS-2 PADA MASA PENANAMAN
• Pemupukan menjelang penanaman
Lahan diolah, dibajak/dicangkul, dan dibuat bedengan serta buat lubang untuk penanaman bibit, serta diberi pemupukan dasar. Kemudian tutup dengan tanah tipis.Dosis pupuk kandang atau pupuk kompos-2 dari biasanya (dosis normal sebelum memakai DS / DECOMPOSER)
• Pemberian DS
Tiga hari sebelum penanaman bibit, semprotkan larutan 2 liter DS dicampur dengan 200 liter air.
• Pemberian DF ke-1
Pada saat tanaman 7-10 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada barisan tanaman/ kecambah. Pada tahap ini dibutukan DF (1 liter DF dicampur dengan 100 liter air).
• Pemberian pupuk PF/BioPestisida-1 ke-1
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF ke-2 di atas, berikan pupuk PF / BIO PESTISIDA-1 Pemberian dosis adalah setengah (50%) dari dosis dari biasanya (dosis normal sebelum memakai DF).
• Pemberian DF ke-2
Pada saat tanaman 20 hari, siram/ semprotkan larutan DFdengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF dicampur dengan 200 liter air.
• Pemberian DF ke-3
Pada saat tanaman 30 hari, siram/ semprotkan larutan DF dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF (1 liter DF / NPK dicampur dengan 100 liter air).
• Pemberian DFke-4
Pada saat tanaman 40 hari, siram/ semprotkan larutan DF dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF dicampur dengan 100 liter air.




TOMAT

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (Tanpa Pupuk Kimia)
• Relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit.
• Warna buah lebih cerah, dan lebuh tahan lamah (tidak mudah busuk).
PEMBIBITAN
• Rendam benih tomat dengan larutan DS / DEKOMPOSER (10 ml/ 1 tutup DS / DECOMPOSER dicampur air 1 liter) kurang lebih selama 4 jam.
• Sebelum disemai, media penyemaian disemprot dengan larutan DS / DECOMPOSER Kemudian tanam benih pada media semai tersebut (menggunakan polybag kecil).
• Jika media semai juga diberi pupuk Pestisida-1,maka berikan pupuk PF / Bio Pestisida-1 tersebut 3 hari sebelum DF
• Setelah berkecambah dan memiliki 5-6 helai daun bibit dapat dipindahkan ke bedengan.
PEMUPUKAN DF / NPK DAN PUPUK PF / BIO PESTISIDA-1 PADA MASA PENANAMAN
• Pemupukan menjelang penanaman
Lahan diolah, dibajak/dicangkul, dan dibuat bedenga serta buat lubang untuk penanaman bibit, serta diberi pemupukan dasar. Kemudian tutup dengan tanah tipis.Dosis pupuk kandang / Kompos-1, setengah (50%) dari biasanya (dosis normal sebelum memakai BIODYCOM/ BIO DYNAMIC CONCEPT)
Pemupukan PF/Bio Pestisida-1 minimal harus ada jarak tiga hari dari pemupukan DF
Pemberian DS / DECOMPOSER
Tiga hari sebelum penanaman bibit, semprotkan larutan 2 liter DS / DECOMPOSER dicampur dengan 200 liter air
• Pemberian DF ke-1
Pada saat tanaman 10 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada barisan tanaman/ kecambah. Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF (1 liter DF dicampur dengan 100 liter air).
• Pemberian pupuk PF/BioPestisida-1 ke-1
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF ke-2 di atas, berikan pupuk PF / BIO PESTISIDA-1 Pemberian dosis adalah setengah (50%) dari dosis dari biasanya (dosis normal sebelum memakai DF).
• Pemberian pupuk DF ke-2
Pada saat tanaman 20 hari, siram/ semprotkan larutan DF dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF dicampur dengan 100 liter air.
• Pemberian pupuk DF ke-3
Pada saat tanaman 30 hari, siram/ semprotkan larutan DF dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF (1 liter DFdicampur dengan 100 liter air).
• Pemberian pupuk PF/ Bio Pestisida-1 ke-2
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF ke-3 di atas, berikan pupuk pestisida-1 Pemberian dosis adalah setengah (50%) dari dosis dari biasanya (dosis normal sebelum memakai DF).
• Pemberian Pupuk DF ke-4
Pada saat tanaman 40 hari, siram/ semprotkan larutan DF dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF dicampur dengan 100 liter air.


BAWANG

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (Kompos-1/ kandang) sampai dengan 50%.
• Bawang lebih besar atau siang lebih banyak, lebih berisi.
• Usia panen menjadi lebih singkat.

PEMBIBITAN
• Sebelum ditanam, umbi direndam dulu dalam larutan DS (10 ml DS: 1 liter air), biarkan selama semalam. Pada saat tanam, seluruh bagian umbi bibit yang telah siap tanam dibenamkan kedalam permukaan tanah. Untuk tiap lubang ditanam 1 buah umbi bibit.

PEMUPUKAN DF / NPK DAN PUPUK BIO PESTISIDA-1 PADA MASA PENANAMAN
• Pemupukan menjelang penanaman
Lahan diolah, dibajak/dicangkul, dan dibuat bedenga serta buat lubang untuk penanaman bibit, serta diberi pemupukan dasar. Kemudian tutup dengan tanah tipis. Dosis pupuk kandang dan pupuk kompos-1, setengah (50%) dari biasanya .Pemupukan Pestisida-1 minimal harus ada jarak tiga hari dari pemupukan DS / DECOMPOSER/DASARAN.
• Pemberian DF ke-1
Tiga hari sebelum penanaman bibit, semprotkan larutan 2 liter DF dicampur dengan 200 liter air dilahan.
• Pemberian DF / NPK ke-2
Pada saat tanaman umur 15 hari, siram / semprotkan larutan DF / NPK pada barisan tanaman. Pada tahap ini dibutukan 1 liter DF (1 liter DF dicampur dengan 100 liter air).
• Aplikasi pupuk PF/Bio pestisida-1 ke-1
Tiga hari setelah DF ke-2,diberikan PF/Bio Pestisida-1 dosis setengah (50%) dari dosis dari biasanya.
• Pemberian DFke-3
Pada saat tanaman umur 30 hari (1 liter DFdicampur dengan 100 liter air).
• Aplikasi pupuk PF/Bio Pestisida-1 ke-2
Tiga hari setelah DF, diberikan PF/Bio Pestisida dosis setengah (50%) dari dosis dari biasanya.
• Pemberian DF selanjutnya setiap 15 hari sekali.













KARET



KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)

• Hemat pupuk (Tanpa Pupuk Anorganik)
• Meningkatkan produksi getah.
• Menyembuhkan luka bekas sadakan.
• Masa produktif tanaman menjadi lebih panjang.

PEMUPUKAN SAAT PEMBIBITAN
• Sebelum ditanam, rendam bibit dengan larutan DS/DEOMPOSER (10 ml DS/DECOMPOER:1liter air) biarkan selama 2 jam.
• Semai benih ketika sudah siap disemai.
• Media untuk bibit merupakan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
• Siramkan larutan DF secara merata pada setiap media di polybag, ketika berumur 10 hari. (1 liter di campur dengan 50 s.d 100 liter air, cukup untuk 250 kecambah).
• Selanjutnya lakukan pemupukan DF setiap bulan sekali sampai penanaman.
• Beri pupuk Pestisida-1, dengan memberi jeda minimal 3 hari dari pupuk

PEMUPUKAN SAAT PENANAMAN DAN MASA BELUM PRODUKTIF
• Sebelumnya tanah diolah, dibuat lubang tanam dan diberi pupuk kandang, lalu biarkan selama 3 hari.
• Setelah 3 hari, siram lahan secara merata area tanam dengan larutan DF. Dibutuhkan 2 liter air pupuk DF dicampurkan dengan 100 s.d. 200 liter air per hektar.
• Selanjutnya lakukan pemupukan DF setiap dua bulan sekali sampai usia 16 bulan.

PEMBERIAN PUPUK SAAT KARET SUDAH MULAI PRODUKTIF
• Dibutuhkan 6 s.d. 12 liter pupuk DF setiap bulan.
• Lakukan pemupukan dua bulan sekali, tiga bulan sekali atau 4 bulan sekali, Dengan menggunakan 2 liter DF setiap aplikasi.
• Encerkan 2 liter DF dengan 100 s.d 200 liter air.
• Untuk efektifitas pemupukan, buah 4 lubang (4 arah mata angina) dengan kedalam 20 cm dengan diameter 5 cm.
• Jarak lubang tersebut dari batang pohon adalah 1/2 tajuk (setelah jarak ujung daun terluar dan batang pohon), atau kurang lebih 1,5 meter.
• Tuangkan pada setiap lubang 250 ml larutan DF atau sama saja dengan satu liter setiap pohon.
• Pupuk PF/Bio Pestisida-1 diberikan , tetapi selalu diatur agar aplikasi pupuk PF/Bio Pestisida-1 dilakuka tiga hari setelah pemupukan DF.




SEMANGKA – MELON

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (Tanpa Pupuk Anorganik)
• Relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit.
• Buah semangka lebih segar dan tahan lama(tidak mudah busuk).

PEMBIBITAN

• Setelah siap, benih disemaikan sampai siap tanam.

PEMUPUKAN DF DAN PUPUK PF/BIO PESTISIDA-1 PADA MASA PENANAMAN
• Lahan diolah, dibajak/dicangkul, dan dibuat bedenga serta buat lubang untuk penanaman.
• Pemberian pupuk kandang
Untuk menanam benih, berikan pupuk kandang sesuai kebutuhan.
• Pemberian DF ke-1
Tiga hari setelah pemupukan awal, semprotkan larutan DF (2 liter DF dicampur dengan 200 liter air).Lalu diamkan selama tiga hari.
• Penanaman
Tga hari setelah pemupukan DF ke-1, tanam bibit dengan jarak tertentu (tergantung varietas) pada bedengan. Lakukan penanaman pada pagi atau sore.
• Pemberian DF ke-2
Pada saat tanaman umur 10 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada barisan tanaman/kecambah.1 liter DF dicampur 100 liter air.
• Pemberian pupuk Bio Pestisida-1 susulan ke-1
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF ke-2, berikan pupuk PF/Bio Pestisida-1.
• Pemberian DF ke-3
Pada saat tanaman umur 20 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada barisan tanaman/kecambah.1 liter DF dicampur 100 liter air.
• Pemberian DF ke-4
Pada saat tanaman umur 30 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada barisan tanaman/kecambah.1 liter DF dicampur 100 liter air.
• Pemberian pupuk PF/Bio pestisida-1 susulan ke-2
Tiga hari setelah aplikasi pupuk DF, berikan pupuk PF/Pestisida-1
• Pemberian DF ke-5
Pada saat tanaman umur 40 hari, siram/ semprotkan larutan DF pada barisan tanaman/kecambah.1 liter DF dicampur 100 liter air.









PADI
KEUNTUNGAN PENGGUNAAN BIODYCON (BIO DINAMIC CONCEPT)
• Hemat pupuk (Tanpa Pupuk Anorganik/Kimia )
• Gulma (tanaman liar berkurang)
Padi lebih cepat tumbuh, daun lebih cepat tinggi, sehingga pertumbuhan gulma (rumput liar) terhambat akibat sinar matahari terhalang padi yang tumbuh cepat.
• Lebih tahan terhadap hama penyakit
Tanaman lebih tinggi, batang dan daun lebih kokoh dan sedikit daun tua yang layu/kering sehingga walaupun padi sudah tinggi sinar matahari masih bisa mencapai dasar (karena tidak tertutupi daun kering), dan karena lahan lebih bersih akan mengurangi serangan hama tikus.
• Anakan lebih banyak.
• Panen lebih cepat dan bulir lebih berisi (bernas).
• Mutu dan peningkatan hasil gabah kering panen menjadi lebih baik.
• Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida.
• Tanah semakin lama semakin subur.

PEMBIBITAN DAN PRA TANAM
• Rendam benih dengan larutan DS/ DECOMPOSER (10 ml DECOMPOSER/ DS: 1 liter air) semalam sebelum penyemaian.

PENANAMAN
• Sebelum ditanam, lahan diolah terlebih dahulu dengan dibajak/dicangkul. Apabila pada proses ini menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos-1, Penggunaan pupuk kandang atau kompos harus berjarak minimal 3 hari dari pupuk hayati DS / DECOMPOSER
• DS / DECOMPOSER / DASARAN
Tiga hari sebelum penanaman bibit padi, siram/semprotkan larutan DS / DECOMPOSER /DASARAN pada lahan sawah. Pada tahap ini dibutuhkan 2 liter DS / DOMPOSER /DASARAN (2 liter DS / DECOMPOSER / DASARAN dicampur dengan 200 liter air).
• Pemupukan DF ke-1
10 hari setelah tanam, kembali siram/semprotkan larutan DF pada barisan tanaman. Pada tahap ini dibutuhkan 2 liter DF (1 liter DF dicampur dengan 100 liter air).
• Pemupukan Bio Pestisida ke-1
15 hari setelah tanam berikan pupuk pestisida-1. Dosisnya mengacu pada dosis seperti biasa.
• Pemupukan DF ke-2
20 hari setelah tanam, siram/semprotkan larutan DF (1 liter DF dicampur dengan 100 liter air).

• Pemupukan DF ke-3
30 hari setelah tanam, siram/semprotkan larutan DF (1 liter DF dicampur dengan 100 liter air).
• Pemupukan DF ke-4 (terakhir)
40 hari seteleh tanam, Berikan larutan DF 2 liter dicampur dengan 400 liter air. Dikarenakan tanaman padi sudah lebat, maka usahakan sprayer dibuka lebih besar agar semprotan larutan DF bisa sampai jatuh ketanah.
• Pemupukan PF/ Bio Pestisida ke-2
45 hari setelah tanam berikan pupuk PF/ Bio Pestisida. Dosisnya mengacu pada dosis seperti biasa.
• Pemupukan 2F / BUAH
Saat bunting padi, sawah biasanya dalam keadaan sedikit air. Berikan larutan 2F / BUAH 2 liter dicampur dengan 400 liter air. Dikarenakan tanaman padi sudah lebat, maka usahakan sprayer dibuka lebih besar agar semprotan larutan 2F / BUAH bisa sampai jatuh ketanah.

Dosis diatas merupakan Perkiraan penggunaan untuk lahan 1 hektar, namun untuk penggunaan pada lahan peralihan pertama (periode pertama) dosis tersebut bisa ditambah setengah dosis dari standart dosis diatas
DF/NPK diberikan pada pagi sebelum jam 8 pagi / sore hari setelah jam 4 sore
Penggunaan bisa DIKOCOR/DISIRAM/DISEMPROT


amoeba
amoeba
amoeba_
← Kembali